5 Puisi cinta Roman Picisan Paling Romantis

Posted on

Puisi cinta roman picisan – Selamat berbahagia pembaca blog ini. Bagaimana kabar pembaca semua, semmoga dalam keadaan sehat sentausa. Kemarin kita telah memposting puisi hari ibu terbaik. Untuk kali ini temanya aga berbeda. Tapi tidak kalah seru dengan postingan kemarin

Untuk kali ini kami akan menyajikan puisi romantis roman picisan. Tentu pembaca sudah tau tentang Film yang pernah tayang di RCTI ini. Postingan kali ini diambil dari kata kata cinta dalam film tersebut. Dalam setiap episodenya memang selalu menghadirkan kata kata cinta yang romantis. Sehingga membuat penonton setianya klepek klepek

Sebenarnya dalam setiap episode sinetron itu tidak hanya menghadirkan puisi tentang cinta, tapi kadang juga menghadirkan kata kata untuk sahabat atau juga kadang untuk orang tua. Tapi untuk kali ini kami hanya akan megadirkan puisi cinta.

puisi cinta roman picisan, puisi romantis roman picisan, Kata kata cinta roman picisan terbaru, puisi roman picisan, kumpulan puisi roman picisan terbaru, kata kata dalam film roman picisan, kata puisi roman picisan, puisi romantis roman picisan

Langsung saja tidak usah panjang lebar kita simak dan nikmati bersma puisi romantis roman picisan.

 

“Rasa ini di hempas..

Air mata pun kembali terkuras..

Tinggalkan luka yang membekas..

Bidadari..

Kapan kau bisa mengerti..

Kalau cinta kita begitu berarti..

Bulan purnama..

Kapan kau pahami..

Kalau kebersamaan ini..

Lebih indah dari pada seorang diri..”

 

“Aku tak peduli..

Jika hari ini gelap gulita..

Karena yang terpenting..

Kau telah membuka mata..

Aku tak memohon..

Agar matahari terus berseri..

Karena senyumanmu..

Lebih indah dari pelangi..

Terima kasih bidadari..

Kau telah hapus segala nyeri..

Dan hiasi duniaku..

Bagai surgawi..”

 

“Cinta itu memang buta..

Karena itu..

Dia tidak memandang rupa..

Cinta itu tulus..

Karena itu..

Dia tidak mengharapkan fulus..

Cinta itu bukan masalah lagi..

Karena cinta..

Memandang hati..

Karena untuk Roman Arbani..

Wulandari..

Tak akan terganti..”

 

“Ku pikir..

Rindu itu saat aku tak menatapmu..

Tapi aku salah..

Karena saat ini ku pandangi kau lekat..

Tapi rinduku..

Justru semakin pekat..

Ku sadar..

Rindu itu bukan hanya saling menatap..

Tapi ada canda tawa yang saling mengikat..

Rinduku..

Cepatlah kembali..

Karena ku tak ingin menangis lagi..”

 

 

“Langit cintaku seakan runtuh..

Saat bidadariku lemah dan terjatuh..

Ku ingin genggam tangannya yang lemah..

Ku ingin peluk raganya yang tak berdaya..

Bulan purnama..

Bangunlah dengan binar matamu..

Berikan aku senyum jelitamu..

Jangan biarkan aku dalam sepi..

Karena kau adalah pelita hati..”

 

Baca Juga

Kumpulan puisi roman picisan dari berbagai tema

 

“Tatap mataku saat kau ragu..

Maka kau akan lihat ketulusan di mataku..

Pegang tanganku..

Saat kau inginkan kepastian..

Maka..

Akan ku berikan satu kehangatan..

Saat kau merasa sendirian..

Di antara ribuan peri..

Tetaplah yakinkan diri..

Ku pasti akan tetap menemukanmu..

Karna ribuan peri..

Takkan pernah bisa menggantikan sosok bidadari..”

 

 

“Cintaku tak sekedar janji..

Ini adalah ikrar sampai mati..

Menjauh tak mampu ku tepati..

Apa lagi untuk mengkhianati..

Cintaku tumbuh dengan harap..

Harap untuk selalu bersama denganmu..

Seperti jiwa dalam raga yang menjadi satu.

 

Itu lah beberapa puisi cinta roman picisan dari berbagai episode yang kami kumpulkan untuk pembaca semua. Apabila ada kesalahan dalam penulisan atau sesuatu yang kurang berkenan kami mphpn maaf.  Untuk puisi lain silahkan lihat di kategori blog ini. karena masih banyak sajak indah tersembunyi diblog ini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *