Puisi Perpisahan Untuk Guru Tercinta

Posted on

Puisi Perpisahan Untuk Guru Tercinta

Puisi Perpisahan Untuk Guru Tercinta – Halo. Gimana kabarnya pembaca budiman sekalian. Sehat semua kan? Sudahkan anda berbahagia hari ini? Masih jomblokah kalian? Haha. Apapun keadaanya, apapun makananya, jangan lupa bersukur. Jangan biarkan dirimu dalam kemelut hidup, penuhilah dirimu dengan senyuman, cinta, dan keromantisan hidup.

puisi untuk guru, puisi perpisahan untuk guru, puisi guru, puisi guru 3 bait, puisi perpisahan, puisi tentang guru, kumpulan puisi guru, contoh puisi guru, contoh puisi perpisahan
gambar dari google

Setelah vakum beberapa hari ga menyajikan puisi karena menikmati liburan lebaran. Sudah saatnya teraspuisi beraksi lagi dengan menghadirkan kembali puisi puisi yang menyegarkan jiwa yang lelah. Agar semangat menapaki hidup yang asolole ini.

Beberapa waktu yang telah lalu, telah aku sajikan kumpulan puisi untuk ibu  yang cukup menghibur. Kali ini saya menyajikan puisi tentang guru lagi. Sengaja kali ini menyajikan puisi guru biar dikira murid yang berbakti. Ihirrrr.

Langsung saja pengantarnya. Ga usah banyak cingcong, ga usah banyak gaya. kita simak puisi perpisahan untuk guru tercinta

 

Puisi perpisahan Untuk Guru tercinta 1

Judul : Terima Kasih Guruku Tersayang

Penulis: Taufiq Febrian

 

Ibu Bapak guru ini aku tiga tahun yang lalu

Ku harap pagi ini engkau baik baik saja

Pagi ini masih terasa seperti pagi yang lalu

Ini aku yang dulu selembar kertas putih

 

Yang pernah engkau lukis warna-warna damai nan berarti

Putih… agar diriku berpikir jernih

Emas…agar diriku bersinar cerah

Dan merah agar hatiku penuh dengan semangat yang membara

 

Dan akhirnya hari yang kunanti tibasaatnya

Hari untuk melepas tanganmu dari pundakku

Sketsa aku yang tangguh yang akan engkau lepaskan

Sketsa aku yang tersenyum ceria yang siap untuk melangkah

 

Ibu bapak guruku tersayang

Aku telah siap meneruskan impianku ini

Terimakasih telah membimbingku

Terimakasih bersabar atas kenakalanku

Terima kasih telah mengajariku tanpa pamrih

Dan iklas dengan kesederhanaanmu

Dengan doa, cinta dan harapan…

Maafkanlah kami ibu bapak guru

 

Puisi untuk guru diatas adalah terlihat cukup sederhana tapi menawan, menceritakan perpisahan guru dan murid  setelah tiga tahun menimba ilmu. Berisap untuk menggapai impian dan cita-cita. Juga mengucapkan terimakasihnya untuk sang guru. Cocok untuk dibacakan pada acara perpisahan dengan guru. Dengan ini saya memberi skor 7,5 untuk puisi ini

 

 

Puisi perpisahan Untuk Guru 2

Judul : Selamat Tinggal Guru

Penulis : ga tahu

 

Guru…

Ijinkan kami meneteskan embun dimata ini.

Ijinkan kami menggenggam ketabahanmu.

Ijinkan kami memahami keihlasanmu.

Ijinkan pula, kami menyesali kesalahan dan kealpaan ini.

 

 

Guru…

Dengan lengan kecil ini, kami belajar menulis huruf satu demi satu.

Dengan hati ini, kami memahami kata hingga menjadi bahasa sempurna.

Kini.. Kami baru mengerti arti ketulusanmu.

Ketulusan yang tak terbayarkan dengan apapun itu.

 

Guru…

Tanpamu, kami bukanlah siapa, kami bukanlah apa.

Disudut dada kiri kami, namamu telah membeku menjadi satu.

 

Guru…

Maafkan kesalahanku

Maafkan kasalahan kami

Maafkan kesalahan teman­teman kami

Maafkan kesalahan adik­adik kelas kami

Do’akan kami agar menjadi anak yang berbakti.

 

Guru…

Terimakasih atas segala keihlasanmu.

Terimakasih atas segala perhatianmu.

Terimakasih atas segala kasih sayangmu.

Terimakasih atas segala yang telah engkau berikan kepada kami.

 

Guru…

Terimalah Salam Hormat kami

Terimalah Salam Takdzim kami

Terimalah Salam maaf kami

Biarlah Do’a kami yang memelukmu dari jauh

 

Puisi untuk guru diatas bagus sekali untuk puisi perpisahan. Didalamnya bercerita pengakuan akan jasa, permohonan, dan rasa terimakasih kepada guru. Lengkap sekali. Apalagi bila diiringi dengan gitar atau piano. Pasti akan menjadikan suasan semakin aduhai. Untuk skor puisi diatas adalah 8.

 

Puisi Perpisahan Untuk Guru 3

Judul : Jasamu Jiwaku

Pengarang : Ama Gusti Azis

 

Tetesan keringat jerih payahmu…

Jemari-jemarinya luluh lantakan meja…

Di ajarkannya berdo’a dan bernyanyi…

Alun-alun semilir indahkan kedamaian cinta…

Menegakkan badan menghargai jasanya…

Menuruti langkahnya jejak pun ada…

Jiwanya memberikan pengorbananya…

 

Tinta-tinta bocor tumpahkan darahnya…

Lembaran pun tersobek-sobek singgasana…

Suaranya menggemakan dunianya…

Gertakan langkahnya dan detakan jantungnya

Ku haturkan terima kasih kepadanya…

Wahai guruku…jiwaku…

Tanpamu aku tak akan bisa terbang hingga ke langit

Permata indah, indahkan cinta…

Gemerlap dari matamu selalu senyumkan hatiku

 

Terima kasih guruku…

 

Puisi guru yang ketiga ini aga sedikit berbeda, karena menggunakan bahasa bahasa perumpamaan yang cantik, ciamik, dan menggoda. Kadang harus harus membaca ulang agar tahu makna dibalik puisi di atas. Puisi diatas memang bagus. Tapi mungkin aga kurang tepat dibacakan di depan pas acara perpisahan. Karena itu saya memberi skor 7,5 untuk puisi diatas.

Bagus bagus kan puisi diatas. Mana kira kira yang paling bagus? Itu terserah anda. Anda bebas memilih puisi mana yang bagus untuk dibacakan di depan kelas.

Selain bertema guru, di blog ini banyak puisi yang indah dan cantik. Dari puisi cinta sedih, puisi sahabat sejati, puisi ibu, hingga puisi alam. Pokoknya lengkap. Oh ya. Puisi diatas di dapat dari berbagai sumber. Ada yang dari facebook. Ada yang dari blog lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *