Puisi Tentang Alam Pedesaan yang indah

Posted on

Puisi tentang alam pedesaan yang indah dan menawan

Puisi Tentang Alam Pedesaan – di episode lalu kami telah menuliskan puisi anak SD tentang guru. Nah kali ini kami akan memposting puisi tentang keindahan alam desa. Mungkin cocok bagi muda-mudi yang lebih condong ke puisi cinta. Hehehe. Tapi tak salah juga bila muda-mudi ingin membaca puisi ini

puisi tentang keindahan alam pedesaan, puisi tentang alam pedesaan, puisi alam desa, puisi keindahan alam desa, pusi alam desa, contoh puisi alam pedesaan,
puisi alam pedesaan

Desa adalah tempat yang identik dengan keindahan dan kesederhanaannya. Karena belum terjamah dengan teknologi kota. Meskipun sudah mulai masuk tehnologi dan pengaruh perkotaan. Tapi keindahan alam desa kebanyakn masih bertahan.

Dari keindahan alam pedesaan alam yang memukau itulah banyak beredar puisi-puisi tentang desa. Meski kebanyakan puisi alam pedesaan di buat oleh anak-anak. Tapi ada juga yang dibuat oleh orang dewaasa. Nah di bawah ini nanti ada puisi tentang desa yang dibuat oleh orang dewaasa. Di blog puisi ini kami akan  menyajikan secara lengkap puisi tentang desa. Seperti apa puisinya. Mari kita simak saja pusi berijut ini

Puisi Tentang Alam Pedesaan ke 1

Karya : Anu

Judul : Kembali ke Desa yang indah

Ku injakan kaki lagi di tanah ini

sementara angin sepoi-sepoi riang menyambut

sawah belantara dan pegunungan sunyi

masih kokoh berkuasa

keindahan alam desaku tetap terjaga

 

Desaku yang indah

menemani masa kecilku

dan mengbibur masa tuaku

terimkaish desaku yang indah

akan kujaga selalu

Puisi keindahan alam desa pertama ini menceritakan tentang seorang yang baru pulang dari kota. Dan disambut oleh keindahan alam desanya. Mengenai  bahasa yang ada pada puisi tersebut cukup mudah dimengerti. Jadi bisa dinikmati oleh anak SD sekalipun. Secara pencijawaan puisi ini masih kurang mengena. Meskipun secara tema ini seharusnya masih banyak yang perlu digali. Ane kasih nilai 7 untuk puisi ini.

 

baca juga
Puisi kerusakan alam lingkungan

Puisi tentang lingkungan sekolah

Puisi Tentang Alam Pedesaan ke 2

Judul : Tidak ada

Pengarang : Tidak diketahui

Desaku

Tempat tak mewah tapi indah

Jauh hingar bingar kota

yang kadang menyesakan dada

desaku

Tempatmu sawah dan pepohonan berjaya

menebar wangi ceria dan damai

bagi warga penghuninya

keindahan alam mu

mengobati hati yang lara

Puisi tentang keindahan alam pedesaan kedua di atas juga menggunakan bahasa yang mudah dimengerti. Tata penyampaiannya pun juga sederhana, tanpa adanya personifikasi-personifikasi dalam puisi. Mungkin dibuat oleh anak SD. Jika demikian puisi ini cukup bagus untuk kalangan anak SD. Mungkin cocok pula untuk lomba baca puisi tentang desa. Puisi ke dua ini masih lebih baik dari puisi pertama, maka aku kasih nilai 7,5. hehe

Puisi Tentang Alam Pedesaan ke 3

Judul : Tidak terindentifikasi

Pengarang : Masih dicari

Tetesan Embun pagi

Dan kemilau sinar matahri

memakmurkan Bunga, sawah, dan pohon

di desa indahku

Menyegarkan alam sekitarKu

 

Kupandang langit biru

Kupandang rumput Hijau

Butir2 padi yang menguning

Yang merunduk saat berisi

 

Betapa indah alam desaKu

Desa tempat KelahiranKu

Desa yang penuh Kenangan

Yang tak dapat KulupaKan

Puisi ketiga ini menceritakan keindahan alam desa yang menyimpan berjuta kenangan yang tidak dapat dilupakan oleh pengarang puisi ini. Dari segi pengolahan bahasa sudah cukup baik, meski juga bahasanya cukup sederhana. Dan dari segi penyampaian rasa dalam puisi ini lebih mengena. Agaknya pengarang puisi ini cukup sukses dalam menciptakan puisi ini. Untuk puisi ini aku memberi nilai 8.

 

 

Puisi Tentang Alam Pedesaan ke 4

Judul : ALAM DESAKU

Oleh Aisyah Luthfi (FAMili Sumedang)

Ku pandang sawah membentang luas

Menghijau bagai karpet

Burung bernyanyi riang

Menyambut pagi

 

Mentari mengintip malu

Di balik gunung

 

Pagi beranjak siang

Sang mentari tidak malu lagi menampakkan dirinya

Sinarnya menyilaukan dua telaga beningku

Orang-orang melakukan pekerjaannya sendiri

 

Siang beranjak sore

Mentari mengantuk

Sinarnya berpendar lembayung

Mentari pun pulang

 

Sore beranjak malam

Rembulan mendampingi malam

Dia menyunggingkan senyum

Seolah menggoda siapa saja

 

Puisi ke 4 ini ditulis oleh Oleh Aisyah Luthfi. Sudah mengunakan bahasa perumpamaan  dalam puisi ini. Tapi meski demikian masih terbilang sederhana. Menceritakan suasana keindhan alam desa. Dari siang menjadi siang, dari siang menjadi malam. Pengambilan Tema yang cukup bagus. Secara keseluruhan puisi ini bagus. Untuk puisi ini aku memberi nilai 8. Semoga Aisyah Luthfi puas dengan nilai ini dan tetap dpat menulis puisi.

Ini lah kumpulan puisi keindahan alam pedesaan yang dapat kami berikan kepada pembaca sekalian. Kira-kira yang paling bagus yang paling mana menurut pembaca?. Silahkan dinilai sendiri dan dinikmati sendiri. Hehehe. Harapan dari admin blog puisi ini semoga  berguna dan bermanfaat. Bermanfaat bagi siaa saja. Entah itu anak SD, atau siswa-siswi yang sedang mencari tugas.

Apabila banyak kesalahan dan kehilafan dari kami, kami mohon  maaf secara tulus. Agar tiada dosa diantara kita. Sampai berjumpa lagi di puisi yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *